Rabu, 16 November 2011

CONTOH KARYA TULIS ILMIAH

A.     Pendahuluan
Bimbingan dapat diartikan sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara berkesinambungan supaya individu dapat memahami dirinya sendiri, sehingga individu sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak secara wajar, sesuai dengan tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga  dan masyarakat serta kehidupan pada umumnya. Bimbingan membantu individu mencapai perkembangan diri secara optimal sebagai makhluk sosial (Natawidjaja, 1987:31). Bimbingan belajar mempunyai peranan penting dalam membantu setiap pribadi peserta didik agar berkembang optimal baik secara akademik, psikologis maupun sosial. Bimbingan belajar dalam hal ini dilakukan oleh guru agar siswa dapat melaksanakan aktivitas belajar secara efektif sehingga siswa  dapat mencapai  hasil belajar yang  optimal.
Faktor yang mempengaruhi dalam proses interaksi edukatif dapat berasal dari dalam diri siswa dan juga dapat berasal dari luar diri siswa. Motivasi merupakan salah satu faktor yang berasal dari dalam diri siswa. Motivasi menyebabkan adanya perubahan dalam individu (siswa) berkaitan dengan gejala kejiwaan, perasaan dan emosi yang mengarahkan tingkah laku terhadap suatu tujuan. Motifasi adalah suatu kekuatan yang merupakan dorongan individu untuk melakukan sesuatu seperti yang diinginkan atau yang dikehendakinya (Chalidjah, 1994:42). Motivasi merupakan syarat penting dalam kegiatan belajar mengajar. Dalam kenyataan prosesnya belum memenuhi syarat dengan baik, karena masih ada guru yang mendominasi kegiatan belajar siswa di kelas sementara aktifitas siswa  masih sekedar mendengar, mencatat dan menghafal. Karena keoptimalan dari aktifitas siswa belum dapat terwujud, sehingga proses  dan hasil belajar belum optimal.
Dalam kenyataannya juga masih banyak siswa yang tidak konsentrasi dalam mengikuti pelajaran. Prestasi rendah belum tentu siswa itu bodoh atau tidak mampu mengikuti mata pelajaran tertentu, tetapi mungkin karena adanya ketidakseriusan siswa dalam memahami pelajaran tertentu. Ada juga siswa yang berprestasi dalam bidang tertentu namun tidak dapat berkembang dengan baik.
Layanan bimbingan belajar sangat penting dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa. Prestasi siswa merupakan indikator keberhasilan proses belajar mengajar yang berlangsung di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas layanan bimbingan belajar dalam upaya meningkatkan prestasi belajar.

B.     Kajian Teori

1.      Pengertian Belajar
Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh perubahan tingkah laku yang baru sebagai hasil dari pengalaman dalam interaksi dengan lingkungan yang menyangkut kognitif, afektif dan psikomotorik.
2.      Pengertian Prestasi Belajar
Prestasi menurut Kamus Bahasa Indonesia diartikan sebagai hasil yang dicapai dari usaha yang telah dilakukan atau dikerjakan. Prestasi dapat diinterpretasikan sebagai suatu nilai karena hasil belajar biasanya dinyatakan dengan nilai ini.   Berarti prestasi belajar merupakan nilai (hasil) dari aktifitas belajar. Hasil belajar adalah kemampuan nyata yang dicapai oleh individu dalam proses belajar
Prestasi belajar adalah tingkat pencapaian yang telah dicapai anak didik atau siswa terhadap tujuan yang ditetapkan oleh masing-masing bidang studi setelah mengikuti program pengajaran dalam jangka waktu tertentu  (Suharsimi, 1986:269).

3.      Pengertian Layanan Bimbingan Belajar
Berdasarkan uraian diatas dapat dirumuskan bahwa pengertian layanan bimbingan belajar adalah proses pemberian bantuan kepada individu atau sekelompok orang dalam rangka mengembangkan kemampuan secara maksimal sesuai potensi dirinya agar dapat berkembang menjadi pribadi yang berguna dan menjadi pribadi yang mandiri.
Layanan bimbingan belajar yaitu layanan bimbingan yang memungkinkan peserta didik mengembangkan diri berkenaan dengan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnya serta berbagai aspek tujuan  dan kegiatan belajar yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Sukardi, 2000:46).
4.      Tujuan dan Fungsi Bimbingan Belajar
Tujuan bimbingan belajar adalah membantu siswa agar tiap siswa dapat menyesuaikan dengan baik di dalam situasi belajar, sehingga mereka dapat belajar efisien sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya dan mencapai perkembangan yang optimal (Ahmad dan Supriyono (1991:105).
Fungsi utama dari bimbingan belajar adalah membantu murid dalam masalah-masalah pribadi, sosial yang berhubungan dengan pendidikan dan pengajaran atau penempatan dan juga menjadi dan juga menjadi perantara dari siswa dalam hubunganya dengan guru maupun tenaga administrasi.
5.      Efektifitas layanan bimbingan belajar dalam peningkatan prestasi belajar
Adanya layanan bimbingan belajar amat penting dalam memberikan bantuan kepada individu  melalui interaksi  dengan orang lain, baik interaksi  itu bersifat resmi atau tidak resmi,  secara tatap muka atau  jarak jauh dalam suasana perorangan maupun kelompok. Berbagai masalah yang timbul dalam diri siswa dapat menyebabkan hambatan bagi siswa  yang mengalami sehingga akan mempengaruhi  hasil belajarnya. Karena itu peran guru pembimbing untuk membantu siswa dalam mengatasi hambatan tersebut sangatlah diperlukan. Dalam belajar guru mempunyai peran yang lebih luas dan mengarah kepada peningkatan motivasi belajar siswa. Guru diharapkan mampu untuk senantiasa merangsang anak untuk belajar dalam berbagai kesempatan melalui  berbagai sumber dan media. Guru membantu setiap individu (siswa) untuk secara efektif dapat menggunakan  berbagai kesempatan belajar dan berbagai sumber media belajar.
Belajar memerlukan bimbingan. Pemahaman, latihan atau ulangan-ulangan agar apa yang telah dipelajari dpat dikuasainya. Selain itu belajar merupakan suatu proses aktif yang terjadi selain mempengaruhi secara dinamis antara siswa dengan lingkungan. Hasil belajar akan optimal apabila ada motivasi yang diberikan (Sardiman, 1990:24)
Layanan bimbingan belajar yang diberikan disekolah merupakan salah satu faktor yang berasal dari luar dalam rangka peningkatan motivasi  belajar. Motivasi belajar mempunyai peranan yang strategis dalam aktifitas belajar siswa. Dengan motivasi yang kuat kegiatan belajar akan optimal dan akan melakukan aktifitas belajar dalam rentangan waktu yang cukup lama sehingga materi lebih banyak yang dikuasai. Karena itu siswa yang memiliki motivasi dalam belajar selalu yakin dapat menyelesaikan setiap pekerjaan yang dilakukan untuk mendapat prestasi yang optimal.

C.    Hipotesis

Hipotesis adalah pernyataan tentative yang merupakan dugaan atau terkaan tentang apa saja yang kita alami dalam usaha untuk memahaminya (Nasution, 2003:39). Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang secara otomatis dianggap paling mungkin  dan paling tinggi tingkat kebenaranya (Suryabrata, 2003). Hipotesis adalah pernyataan yang masih lemah  kebenaranya sehingga masih perlu dibuktikan kenyataanya  (Hadi, 2001:257).
Berdasarkan kajian teori diatas maka dapat diajukan hipotesis bahwa layanan bimbingan belajar efektif dalam upaya peningkatan prestasi belajar siswa.


D.    Metode Penelitian
Populasi adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan masalah riset yang berhubungan dengan manusia, benda atau kesatuan lain yang berada dalam ruang lingkup yang dikenai kesimpulan dalam riset yang bersangkutan (Widjaya, 1982: 20). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Lebak Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang tahun ajaran 2011/2007 yang berjumlah 40 siswa.
Sampel adalah bagian dari populasi yang hendak diteliti/ diobservasi. Tujuan pengambilan sampel adalah untuk memudahkan penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling, karena jumlah populasi yang sedikit sehingga hasil yang didapat lebih dapat menggambarkan kondisi yang sebenarnya/lebih dapat digeneralisasikan.
  1. Metode Pengumpulan Data
a.       Metode test
1)      Pre test, yaitu tes yang dilakukan sebelum kegiatan (tes pendahuluan). Test ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar siswa sebelum dikenai tindakan tertentu.
2)      Post test, yaitu tes yang dilakukan setelah kegiatan (tes akhir). Test ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar siswa setelah dikenai tindakan tertentu.
b.      Metode eksperimen
Metode eksperimen digunakan untuk mengetahui secara langsung gejala yang ada atau terjadi pada obyek penelitian, yaitu pengaruh bimbingan belajar terhadap prestasi belajar siswa. Eksperimen dilakukan terhadap siswa dengan cara membagi responden menjadi dua kelompok dengan acak (tidak membedakan jenis kelamin maupun prestasi), yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kelompok kontrol tidak diberikan kegiatan bimbingan belajar, dan fungsinya hanya sebagai pembanding (control). Siswa yang masuk dalam kelompok eksperimen akan diberikan bimbingan belajar dengan metode tertentu dalam waktu tertentu pula.
c.       Metode Dokumenter
Metode dokumenter merupakan alat pengumpulan data dengan mempelajari catatan peristiwa atau dokumen tertulis berkenaan dengan individu yang dapat diambil dari berbagai sumber. Untuk memperoleh data tentang kondisi siswa dalam hal ini siswa kelas V (lima) SD Negeri Lebak Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang penulis menggunakan buku agenda kelas V (lima) dan juga berbagai dokumen yang diperlukan.
  1. Teknik Analisis Data
Setelah semua data diperoleh, langkah selanjutnya adalah menganalisis data. Pada penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistic. Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon Sign Rank Test. Uji statistik ini dipilih karena langsung dapat memberikan gambaran peningkatan dan penurunan nilai dari masing-masing kelompok. Perhitungan dan pengolahan data menggunakan bantuan fasilitas Komputer dengan program SPSS ver. 11.0 (Statistic Packaged Social Science for windows ver. 11.0)
Pengujian dilakukan pada tingkat keyakinan 95% (a = 5%), karena penelitian ini merupakan penelitian sosial. Kriteria penerimaan dan penolakan hipotesis yang diajukan adalah sebagai berikut:
p-value < a      = hipotesis diterima
p-value > a      = hipotesis ditolak
E.     Hasil Penelitian dan Pembahasan
1.      Pelaksanaan Penelitian
a.       Pembagian Kelompok
Pembagian kelompok dilakukan berdasarkan tempat duduk siswa. Siswa yang berada di deret bangku sebelah kanan sebagai kelompok eksperimen dan siswa yang berada di deret bangku sebelah kiri sebagai kelompok kontrol. Daftar nama-nama siswa berdasarkan kelompok masing-masing terlampir.
b.      Pelaksanaan Pre Test
Pelaksanaan pre test dilakukan pada hari Senin, tanggal 6 Februari 2007. Waktu yang disediakan untuk pelaksaaan pre test sampai pemasukan nilai ke daftar nilai adalah 160 menit. Jadwal pelaksanaan Pre Test terlampir. Hasil jawaban direkap dalam daftar nilai.
c.       Pelaksanaan Bimbingan Belajar
Pelaksanaan bimbingan belajar dilakukan secara berkelompok untuk kelompok eksperimen. Kelompok kontrol tidak diberikan bimbingan, dan hanya disuruh belajar sendiri di rumah dengan bantuan orang tua. Sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektifitas bimbingan belajar, maka perlu memperlakukan dua kelompok secara berbeda sehingga akan terlihat prestasi dari masing-masing kelompok.
Pelaksanaan bimbingan belajar dilakukan di ruang kelas V SD Negeri Lebak dengan mengambil waktu jam ke 0 (jam 06.30). Satu kali tatap muka dilakukan selama 30 menit, dan dilakukan 20 kali tatap muka. Jadwal pelaksanaan bimbingan belajar terlampir.
Materi bimbingan belajar adalah teknik-teknik belajar yang baik untuk setiap mata pelajaran. Materi diambil dari buku-buku yang relevan.
d.      Pelaksanaan Post Test
Pelaksanaan post test dilakukan pada hari Selasa, tanggal 12 Desember 2011. Waktu yang disediakan untuk pelaksaaan post test sampai pemasukan nilai ke daftar nilai adalah 160 menit. Jadwal pelaksanaan Post Test terlampir. Hasil jawaban direkap dalam daftar nilai.
2.      Analisis Data
Pengujian secara statistik dilakukan dengan Wilcoxon Sign Rank Test, dan diperoleh hasil bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan nilai yang sangat signifikan. Lebih dari 65% siswa dalam kelompok ini mengalami peningkatan nilai untuk masing-masing mata pelajaran (Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia).  Peningkatan nilai yang signifikan ini juga dibuktikan dengan nilai p-value dari masing-masing Mata Pelajaran yang lebih kecil dari alfa 5% (a = 0,05). Hasil pengujian terlampir.
Siswa pada kelompok kontrol hanya sebagian kecil yang mengalami kenaikan nilai, sebagian nilainya tetap, bahkan ada juga yang mengalami penurunan nilai. Kondisi ini terjadi pada semua mata pelajaran (Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia). Hal ini dibuktikan dengan nilai p-value dari masing-masing Mata Pelajaran yang lebih besar dari alfa 5% (a = 0,05), sehingga dapat dikatakan bahwa siswa yang tidak diberikan layanan bimbingan belajar tidak mengalami peningkatan nilai yang signifikan. Hasil pengujian terlampir.
F.     Kesimpulan dan Saran
  1. Kesimpulan
Secara teori, layanan bimbingan belajar merupakan sebuah alat yang sangat efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Layanan bimbingan belajar dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik secara resmi atau tidak resmi, tatap muka atau jarak jauh, maupun dalam suasana perorangan maupun kelompok.
Hasil yang dapat disimpulkan dari penelitian ini adalah bahwa layanan bimbingan belajar efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri Lebak, sehingga diharapkan untuk pengampu/dewan guru agar lebih giat memberikan layanan bimbingan belajar kepada semua anak didiknya.
  1. Saran
Hendaknya guru mendorong, dan memotivasi para siswa agar terus belajar dengan giat. Di rumah orang tua selalu memantau kegiatan belajar anak sehingga prestasi belajar siswa dapat diketahui.

DAFTAR PUSTAKA

Djamaroh, Syaiful Bahri, 2002, Psikologi Belajar,   Rineka Cipta ; Jakarta
Etty Kartikawati E, 1995, Modul 1 Bimbingan Belajar
Hamalik, Oemar, 2000, Proses Belajar mengajar,  Bumi Aksara ; Jakarta
Imam Ghozali, 2001, Analisis Multivariati dengan Program SPSS, BP. Undip; Semarang
Juntika Nurihsan, 2005, Kurikulum 2004 berbasis kompetensi, PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta
Margono, 2000, Metodologi Penelitian Pendidikan, Rineka Cipta : Jakarta
Prayitno H, 1999, Dasar-DasarBimbingan Konseling, Rineka Cipta : Jakarta
Purwodarminto, 1989, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka : Jakarta
Sardiman, 1990, Interaksi dan Motivasi  Belajar Mengajar, Bumi Aksara : Jakarta
Slameto, 1995, Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya,   Rineka Cipta ; Jakarta
Soemanto, 1998, Psikologi Pendidikan,  Rineka Cipta ; Jakarta
Suharsimi, Arikunto, 1993, Management Penelitian, Rineka Cipta : Jakarta
-------, 1993, Prosedur Penelitian, Rineka Cipta : Jakarta
Sukardi Ketut Dewa, 2000, Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di sekolah, Rineka Cipta : Jakarta
Suryabrata S, 1995, Psikologi Pendidikan, Raja Grafindo Persada : Jakarta
-------, 2003, Metodologi Pendidikan, Raja Grafindo Persada : Jakarta
Sutrisno Hadi, 2001, Metodologi Research,   Andi Offset : Yogyakarta
Walgito B, 2004, Bimbingan dan Konseling di sekolah, Andi Offset : Yogyakarta
Winkel, 1996, Psikologi Pengajaran, Grafindo, Jakarta


Tabel 1.
Daftar Pembagian Kelompok
Kelompok Kontrol
Kelompok Eksperimen
No
Nama
No
Nama
1.

1.

2.

2.

3.

3.

4.

4.

5.

5.

6.

6.

7.

7.

8.

8.

9.

9.

10.

10.

11.

11.

12.

12.

13.

13.

14.

14.

15.

15.

16.

16.

17.

17.

18.

18.

19.

19.

20.

20.


Tabel 2.
Jadwal Pelaksanaan Pre Test
Hari/Tgl
Waktu
Materi
Durasi
Sabtu,
11 November 2011
07.30 – 07.35
07.35 – 07.40
07.40 – 09.10

09.10 – 09.40
09.40 – 10.10
Penjelasan Maksud dan tujuan
Pembagian Soal dan lembar jawaban
Pengerjaan Soal dan pengisian presensi
Pengumpulan dan Koreksi jawaban
Penilaian dan Pemasukan hasil ke daftar nilai
5 menit
5 menit
90 menit

30 menit
30 menit


Tabel 3.
Jadwal Pelaksanaan Layanan Bimbingan Belajar
No
Materi
Hari, Tanggal
1.
Bahasa Indonesia
Senin, 13 November 2011


Selasa, 14 November 2011


Rabu, 15 November 2011


Kamis, 16 November 2011


Sabtu, 18 November 2011
2.
Matematika
Senin, 20 November 2011


Selasa, 21 November 2011


Rabu, 22 November 2011


Kamis, 23 November 2011


Sabtu, 25 November 2011
3.
IPA
Senin, 27 November 2011


Selasa, 28 November 2011


Rabu, 29 November 2011


Kamis, 30 November 2011


Sabtu, 2 Desember 2011
4.
IPS
Senin, 4 Desember2011


Selasa, 5 Desember 2011


Rabu, 6 Desember 2011


Kamis, 7 Desember 2011


Sabtu, 9 Desember 2011

Tabel 4.
Jadwal Pelaksanaan Post Test
Hari/Tgl
Waktu
Materi
Durasi
Selasa,
12 Desember 2011
07.30 – 07.35
07.35 – 07.40

07.40 – 09.10

09.10 – 09.40
09.40 – 10.10
Penjelasan Maksud dan tujuan
Pembagian Soal dan lembar jawaban
Pengerjaan Soal dan pengisian presensi
Pengumpulan dan Koreksi jawaban
Penilaian dan Pemasukan hasil ke daftar nilai
5 menit
5 menit

90 menit

30 menit
30 menit